Macromedia Flash Shape Animation
Pada tutorial sebelumnya anda sudah mengenal tentang frame by frame animation. Pada animasi tersbut gerakan kotak masih patah-patah. Di tutorial ini akan ditunjukkan bagaimana caranya supaya gerakan kotak tidak patah-patah, menggunakan shape animation. Continue reading →
Macromedia Flash Membuat animasi frame by frame
Ini adalah tutorial macromedia flash bagi yang masih sangat awam tentang flash, sebelum menggunakan tutorial ini, disarankan anda sudah mengenal tampilan dan istilah-istilah dalam macromedia flash, seperti toolbar, workarea, timeline, layer, keyframe, dsb. Continue reading →
Untuk mengelola DNS untuk domain Anda melalui account di server Anda, name server kita harus ditugaskan untuk domain Anda. Melalui panel kontrol untuk domain yang relevan dan pilih ‘Manage DNS’. Dari sini Anda dapat menambah, menghapus dan mengubah catatan semua DNS:
A-Records
CNAME Records
MX Records
TXT Records (SPF)
NS Records
Posted in DNS
|
Tagged dns, domain, name server, panel
|
Alamat IP publik adalah alamat IP yang dapat diakses melalui Internet. Ada rentang alamat IP tertentu yang dicadangkan IP private. IP ini tidak dapat dicapai melalui Internet. Alamat IP private meliputi:
10.0.0.1 – alamat 10.255.255.255 (dicadangkan untuk jaringan lokal)
127.0.0.1 – 127.255.255.255 (alamat loopback dan dicadangkan untuk jaringan lokal)
172.16.0.1 – 172.16.255.255 (dicadangkan untuk jaringan lokal)
192.168.0.1 – 192.168.255.255 (dicadangkan untuk jaringan lokal)
169.254.0.0 – 169.254.255.255 (reserved untuk mengatasi swasta otomatis)
Hostname adalah sebuah nama yang ditempatkan di sebelah kiri nama domain Anda yang resolve ke alamat IP atau FQDN lainnya. Sebagai contoh di www.komunitasblog.info, FQDN “www” adalah nama host/ hostname.
Kata nama host digunakan karena pada jaringan lokal setiap mesin (host) yang biasanya diberikan nama agar mudah diidentifikasi. Prinsip yang sama diterapkan untuk nama domain, di mana nama diterapkan untuk menyimpan perlu mengingat IP Address.
FQDN (fully qualified domain name), adalah nama alamat domain keseluruhan, termasuk nama host, nama domain dan domain top-level.
Sebagai contoh ketika memasukkan nama server Anda perlu menyediakan sebuah FQDN seperti ns1.komunitasblog.info. Secara teknis FQDN memerlukan sebuah titik setelah domain top-level (misalnya ns1.dkomunitasblog.info.) Untuk menunjukkan domain kosong pada akhir alamat.
Posted in DNS
|
Tagged fqdn, ns1, titik, top-level
|
Untuk mempercepat DNS, kebanyakan name server akan melakukan cache(pengingat) terhadap catatan DNS mereka, sehingga mereka tidak perlu melakukan look up record lookup setiap kali di butuhkan. Continue reading →
Glue Record adalah alamat IP dari name server yang ada di domain name registry. Glue record diperlukan bila Anda ingin mengatur name server dari sebuah nama domain ke nama host di bawah nama domain sendiri. Continue reading →
Name server adalah komputer server yang mengimplementasikan protokol layanan DNS.
Supaya nama domain Anda agar berfungsi dengan benar Anda harus menetapkan (mendelegasikan) name server. Beberapa registrar mengharuskan minimal 2 name server.
Dengan menggunakan name server memungkinkan Anda untuk menggunakan manajemen DNS seperti ; layanan Web Forwarding, Email Forwarding, Home Page, dan POP3 Mailbox .
Fungsi utama DNS adalah menerjemahkan nama domain ke dalam IP Addresses, dimana komputer dapat mengerti. Ini juga menyediakan daftar mail server yang menerima Email untuk setiap nama domain.
Setiap nama domain dalam DNS akan mencalonkan satu set server nama menjadi otoritatif untuk catatannya DNS. Di sinilah semua server nama lain akan menunjuk ketika mencari informasi tentang nama domain
Posted in DNS
|
Tagged dns, domain, ip address, server
|